RSS

Cara Bikin Novel

Membuat novel memang sudah pasti akan membutuhkan energi dan waktu yang lebih banyak dibandingkan membuat tulisan pendek seperti cerpen atau artikel. Secara garis besar yang perlu dilakukan dalam menulis novel – atau buku – adalah:
1. Langkah pertama: mencari/mendapatkan ide
2. Langkah kedua: ide dikembangkan menjadi sinopsis. Di tahap ini kita juga sudah harus menentukan karakteristik para tokohnya.
3. Langkah ketiga: sinopsis dikembangkan menjadi storyline
4. Langkah keempat: storyline dikembangkan menjadi draft awal
5. Langkah kelima: draft awal disempurnakan untuk menjadi draft akhir

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on December 8, 2011 in Pembelajaran Bahasa Indonesia

 

5 Tips Menulis Novel Remaja

Novel fiksi remaja bukanlah jenis novel yang  sulit untuk dibuat, jika Anda mengetahui triknya.
Namun, tanpa bimbingan dan arahan, membuat novel fiksi remaja memang akan menjadi sulit.
Ada banyak cara untuk menulis sebuah novel fiksi remaja, tetapi ada kunci utama yang harus dikuasai agar sukses dalam membuatnya.
Berikut adalah beberapa tips penting yang harus Anda ketahui ketika akan menulis sebuah novel fiksi remaja:
1. Pilihlah topik yang disukai oleh remaja.
Topik seperti politik, pemerintahan, dan memasak mungkin bukanlah topik terbaik yang bisa membuat remaja tertarik.
Topik seperti cerita hantu, misteri pembunuhan, dan cerita tentang olahraga merupakan contoh topik yang diminati sebagian besar remaja.
2. Tulislah cerita dalam paragraf pendek.
Menggunakan paragraf yang pendek-pendek akan membantu menjaga perhatian audiens remaja.
Paragraf yang panjang akan membuat remaja enggan membaca novel Anda. Menulis dengan cara ini juga akan memungkinkan Anda untuk menggunakan lebih banyak ruang dengan kata-kata yang lebih sedikit.
3. Jelaskan karakter yang Anda buat dengan sangat detail.
Anda harus menjelaskan karakter yang digunakan dalam novel dengan sangat detail.
Pembaca remaja akan menjadi sangat tertarik dengan novel Anda jika mereka dapat memvisualisasikan tentang siapa yang sedang mereka baca.
4. Masukkan bahasa atau istilah prokem remaja yang sedang populer.
Pastikan Anda memahami konteks dan penggunaan istilah-istilah prokem tersebut sebelum menggunakannya dalam novel.
Salah satu cara terbaik adalah berbicara dengan remaja-remaja di sekitar tempat tinggal Anda atau mengunjungi SMP atau SMU terdekat, sehingga bisa sepenuhnya memahami bagaimana remaja berbicara dan bergaul dengan teman-temannya.
5. Tunjukkan perilaku atau etika yang baik.
Jika salah satu karakter Anda melanggar hukum atau berperilaku buruk, pastikan mereka tertangkap atau dihukum.
Ini akan menunjukkan kepada orangtua bahwa Anda tidak membenarkan perilaku tersebut, dan untuk para pembaca remaja Anda, Anda memberi pesan bahwa perilaku atau kebiasaan buruk pada akhirnya akan mendapatkan hukuman.

 
Leave a comment

Posted by on December 8, 2011 in Pembelajaran Bahasa Indonesia

 

Tips Membaca Yang Baik

Cara Membaca yang Menyenangkan

Membaca berasal dari kata dasar baca yang artinya memahami arti tulisan. Membaca adalah salah satu proses yang sangat penting untuk mendapatkan ilmu dan pengetahuan. Tanpa bisa membaca, manusia dapat dikatakan tidak bisa hidup di zaman sekarang ini. Sebab hidup manusia sangat bergantung pada ilmu pengetahuan yang dimilikinya. Dan untuk mendapatkan ilmu pengetahuan itu, salah satunya dengan cara membaca.

Di zaman sekarang ini, nampaknya sebagian besar pelajar kurang memiliki minat membaca, terutama membaca buku pelajaran. Ini diakibatkan oleh karena sebagian pelajar tidak memiliki metode dalam membaca, sehingga pada saat membaca timbul rasa malas, bosan, dan mengatuk. Simak deh tip-tip di bawah ini supaya tercipta suasana membaca yang menyenangkan.
Persiapan Sebelum Membaca
  1. Pilihlah waktu yang menurut kita sesuai untuk membaca. Waktu yang sesuai disini adalah waktu dimana tidak terdapat gangguan, baik dari luar maupun dari dalam diri kita. Waktu yang sesuai disini hanya kita sendiri yang tahu kapan. Namun, sebagain besar orang percaya bahwa waktu yang baik untuk membaca, khususnya buku pelajaran, adalah di pagi hari.
  2. Pilihlah tempat dan suasana yang sesuai untuk membaca, yaitu tempat yang terang, sejuk, bersih, nyaman, tenang dan rapih menurut kita sendiri.
  3. Pastikan posisi membaca kita adalah posisi yang benar. Posisi yang benar pada waktu membaca adalah duduk dengan posisi badan tegak, tidak bungkuk, dan pastikan jarak antara buku dengan mata kita kurang lebih 30cm.
  4. Siapkan juga hal-hal yang biasanya membantu kita dalam membaca, seperti pensil atau spidol.
  5. Ada baiknya sebelum belajar kita berdoa terlebih dahulu sesuai dengan kepercayaan masing-masing supaya ilmu yang kita dapat bermanfaat.

Berbagai Jenis Membaca

Terdapat 3 cara umum membaca di dalam kehidupan sehari-hari dilihat dari apa tujuan proses membaca tersebut.
  1. Membaca sebagai hiburan tanpa perlu memeras otak terlalu keras. Bacaan yang mengandung unsur hiburan disini contohnya novel, cerpen, komik, majalah ringan dll.
  2. Membaca untuk memperoleh ilmu pengetahuan yang tujuannya adalah mencari dan memahami ilmu yang terkandung dalam bacaan tersebut.
  3. Membaca kritis. Membaca disini sama dengan membaca untuk mencari ilmu. Namun membaca disini diikuti oleh proses menelaah isi bacaan tersebut, misalnya dengan pertanyaan-pertanyaan apa itu?, mengapa bisa terjadi?, oleh siapa?, kapan?, dimana? dan bagaimana itu bisa terjadi? Dalam membaca kritis, kita membuat bacaan sebagai lawan yang harus dikalahkan dengan cara mengetahui dan memahami seluruh isinya.
Belajar dengan menggunakan metode membaca kritis akan menjadi menyenangkan dan tidak membosankan. Kita tidak hanya diminta untuk memahami isi bacaan tapi juga diajak berpikir kreatif mengenai isi tersebut. Tertarik dengan membaca kritis? Simak deh aturan main dalam membaca kritis di bawah ini :
  1. Melakukan survei isi buku. Langkah awal yang harus kita lakukan adalah membaca terlebih dahulu bahan bacaan secara sepintas pada bagian-bagian tertentu saja. Tujuannya adalah mendapatkan gambaran umum mengenai bacaan tersebut.
    Bagian-bagian yang perlu diperhatikan adalah :
    · Paragraf awal, paragaraf akhir dan juga beberapa paragraph di tengah.
    · Bagian daftar isi, gambar-gambar, tabel dan grafik yang memiliki gambaran umum mengenai bacaan tersebut.
    · Soal-soal yang mungkin terdapat dalam bacaan tersebut.
  2. Membuat pertanyaan. Pertanyaan-pertanyaan ini biasanya akan timbul pada saat kita melakukan survei. Jika tidak terdapat pertanyaan, usahakan cari apa yang kita tidak mengerti, minimal ada sebuah kata yang kita tidak tahu artinya dan beri tanda pada bagian-bagian yang tidak dimengerti tersebut.
  3. Membaca. Merupakan langkah dominan dalam metode ini. Membaca disini sebagai langkah untuk mencari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang timbul dalam proses survei. Baca dengan teliti dan seksama paragraf demi paragraf, bagian demi bagian untuk menangkap pokok-pokok pikiran dari tiap bagian. Usahakan jangan pindah bagian jika kita belum mengerti dan memahami bagian tersebut.
  4. Evaluasi. Merupakan langkah dimana terdapat pertanyaan apakah kita sudah menguasai bahan? Yakinkan bahwa kita sudah memahami bahan bacaan tersebut. Jika belum, coba cari apa yang anda tidak mengerti dan temukan jawabannya.

Meninjau ulang. Merupakan langkah terakhir kita dalam membaca kritis. Cobalah kita tutup dulu bukunya, kemudian pikirkan apa yang sudah didapat dari bacaan tersebut. Tuliskan hasil pikiran tersebut dalam secarik kertas, dan bandingkan dengan apa yang terdapat pada buku bacaan.

 
Leave a comment

Posted by on December 8, 2011 in Pembelajaran Bahasa Indonesia

 

Cara Menimbulkan Minat Baca

Membaca masih belum menjadi budaya di Indonesia, rata2 buku yang dibaca orang Indonesia masih sangat sedikit sekali. budaya baca harus kita kembangkan. ada beberapa tips yang bisa digunakan untuk meningkatkan minat baca.

10 cara meningkatkan minat baca :

1. Apa tujuan anda membaca ?
Setiap orang membaca pasti ada tujuan entah hanya mengisi waktu luang, mencari tugas, atau ingin menambah pengetahuan. jika anda sudah punya tujuan anda akan mencari buku yang sesuai dengan tujuan anda.

2. Susun perencanaan dalam membaca
Membaca perlu perencanaan juga donk, biar apa yang terkandung dalam bacaan itu anda paham maksudnya. Perencanaan disini berhubungan dengan waktu dan suasana mood anda ketika membaca.

3. Atur Waktu
waktu sangat mempengaruhi fokus anda dalam membaca, jika anda membaca di saat yang tepat maka apa yng terkandung dalam bacaan bisa tersimpan dalam memori anda. Carialh waktu2 yang membuat anda nyaman dalam membaca.

4. Mulai setahap demi setahap
Bagi yang mau memulai budaya membaca lakukan setahap demi setahap. Membaca g perlu buku yang besar2, bisa dari selembar artikel bertahap ke buku yang tipis hingga ke buku yang tebel2.

5. Totalitas dalam membaca
Dalam membaca gunakan secara cermatr waktu dan kemampuan anda agar apa yang anda baca dapat anda terima ilmunya secarra maksimal

6. Teratur dalam mengikat makna
dalam membaca, pahamilah setiap kata yang anda baca agar makna yang dimaksud penulis tidak salah persepsi, maka teraturlah dalam mengikat seytiap makna.
7. Buat perpustakaan di rumah
Buat oeroustakaan di rumah mungkin mudah bagi orang yang berkecukupan tapi bagi orang yang biasa seperti saya terlalu berat, tapi anda bisa memanfaatkan persewaan buku ataupun perpustakaan milik pemerintah yang bisa anda manfaatkan.

8. Sampaikan apa yang anda baca
Agar apa yang anda baca lebih bermanfaat, sampaikanlah apa yang anda baca kepada semua orang. namun perlu diingat, anda harus tahu waktu dan tempat serta situasi agar orang yang anda ajak bicara tidak tersinggung.

9. bantu sahabat anda dalam membaca
Ajaklah teman2 anda untuk mulai gemar membaca karena membaca sangat bermanfaat bagi kita.

10. Carilah ilmu dari para ulama
Untuk semakin meningkatkan minat baca kita, bergaullah dengan orang2 yang gemar membaca dan dekatilah ulama karena anda bisa mendapat ilmu yang bermanfaat dari ulama.

 
Leave a comment

Posted by on December 8, 2011 in Pembelajaran Bahasa Indonesia

 

Hal hal yg harus diperhatikan dalam membaca puisi

Semua tau puisi kan? Puisi itu sama dengan berdeklamasi.Tapi kalo berdeklamasi si pembaca harus hafal tapi kalo membaca puisi boleh bawa teks namanya juga baca puisi.
Ada beberapa hal yg harus diperhatikan ketika membaca puisi:
1. Penjiwaan
Penjiwaan berkaitan dengan suasana hati yang bisa dilihat dari warna suara atau bahasa tubuh si pembaca akibat dari pemaknaannya terhadap puisi tersebut.Puisi yang berisi patriotisme misalnya penjiwaannya penuh dengan semangat pada saat puisi itu dibacakan.
2. Vokal
Suara dalam membaca puisi adalah intonasi.Intonasi meliputi nada(tinggi-rendahnya suara),tempo(panjang-pendeknya suara),tekanan(keras-lembutnya suara),dan jeda(lama-sebentarnya penghentian suara).Baris puisi kalau sampai waktuku ku tak mau seorangkan merayu-nya Chiril Anwar yang berjudul AKU lebih baik dilafalkan dengan suara lantang atau keras.
Hal-hal yg berkaitan dengan vokal:

  • Artikulasi (kejelasan ucapan)
  • Intonasi(tinggi-rendahnya suara)
  • Irama:panjang-pendeknya,keras-lembutnya,lambat-cepatnya,atau tinggi-rendahnya suara.

3. Gerak
Gerak bisa dibagi menjadi 2 macam:

  1. Mimik(raut wajah)
  2. Gerakan tubuh(gesture)

Gerakan dalam membaca puisi berarti mengikuti nada dan suasana pembaca puisi sesuai isi puisinya.Puisi yang sedih misalnya, nah puisi itu harus kita bawakan dengan raut wajah atau mimik yang sedih dan gesture yang mendayu dayu atau lambut.
Agar pembaca bisa membaca puisi dengan baik maka perhatikanlah langkah langkahnya:

  1. Memilih dan menentukan puisi yang yang akan di baca
  2. Membaca dalam hati
  3. Menafsirkan isi dan suasananya
  4. Menentukan jeda

4. Kesesuaian isi puisi yg dibacakan:
Membaca puisi adalah bentuk kegiatan mengungkapkan kembali isi puisinya.Pengungkapan yang dilakukan oleh si pembaca harus sesuai dengan makna puisi.Maka dari itu agar si pembaca dapat mengungkapkan puisinya dengan tepat dia harus mengerti dulu apa is dari puisi tersebut.Hal hal yang harus diperhatikan adalah perasaan dan pikiran si pengarang serta suasana yang tercipta di dalam puisinya.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengungkapkan perasaan,pikiran,dan suasama hati saat membaca puisi:
a. Memahami sikap pengarang terhadap masalah yang diungkapkan (perasaan pengarang).Caranya adalah dengan memahami sikap pengarangnya tentang sesuatu yang diungkapkan misalnya,dalam mengungkapkan masalah pengemis pasti penyair akan memiliki sikap yang berbeda beda.Ada yang benci,kecewa,kasihan,dan lain lain.Sikap itu akan tercermin di larik larik puisinya.Nah kalo gitu pemahaman si pengarang adalah sesuatu yang harus diketahui pambaca agar mampu mengungkapkan perasaannya dengan baik.
b. Memahami sikap pengarang terhadap pembaca (nada puisi).Ketika pengarang sedang membuat puisi mereka mempunyai sikap yang berbed beda terhadap para pembaca atau calon pembacanya misalnya, bersifat menggurui,mengejek,menasihati,menyindir,santai,atau hanya menceritakan sesuatu.Sikap itu akhirnya menjadi pengaruh kejiwaan akibat psikologis pembacanya yang berbeda beda.Contoh,jika bernada duka,mengakibatkan suasana iba atau kasihan.Jika bernada kritik mengakibatkan suasana sikap berontak.Jika bernada ketuhanan maka akan bersuasana khusyuk dan lain lain.Nah kalo gitu pembaca perlu memahami hal hal tersebut agar memiliki sikap yang sesuai dengan suasana puisinya.

 
Leave a comment

Posted by on December 8, 2011 in Pembelajaran Bahasa Indonesia

 

Cara membuat puisi agar bisa dimengerti isi dan maknanya

DENGAN PUISI,AKU
(KARYA TAUFIQ ISMAIL)

Dengan puisi,aku bernyanyi
Sampai senja umurku nanti.
Dengan puisi,aku bercinta
Berbatas cakcrawala.
Dengan puisi,aku mengenang
Keabadian yang akan datang.
Dengan puisi,aku menangis
Jarum waktu bila kejam mengiris.
Dengan puisi,aku mengutuk
Nafas zaman yang busuk.
Dengan puisi,aku berdoa
Perkenankanlah kiranya.

Parafrase:

Dengan puisi aku bisa bernyanyi sampai akhir hayatku.Denga puisi aku bisa merasakan rasa jatuh cinta atau dicintai oleh orang tanpa batas.Dengan puisi aku bisa mengenang keabadian yang akan datang.Dengan puisi aku bisa menangis bila hatiku sedang terluka.Dengan puisi aku bisa mengutuk zaman yang jelek modenya.Dengan puisi aku bisa berdoa mudah mudahan bisa diterima oleh allah.

Narasi:

Dengan puisi kita bisa mengekspresikan suasana hati kita baik itu senang atau pun sedih.Misalnya kita lagi sedih trus kita mau curhat tapi dalam bentuk puisi atau lagi senang juaga bisa aja kayak gitu.Bisa juga kita bikin lagu dalam bentuk puisi.Jadi puisi itu bermanfaat banget buat menjadikan diri kita lebih kreatif lagi.Asal kalian tau ya puisi ini itu lagu lo yang dinyanyiin sama TRIO BIMBO.

Kata sulit:

*Bercinta = jatuh cinta
*Jarum waktu bila kejam mengiris = hatinya sedang hancur atau terluka
*Berbatas cakcrawala = tanpa batas atau tiada batasnya

Arti setiap baris:

Dengan puisi aku bisa bernyanyi
Sampai akhir hayat (meninggal)
Dengan puisi aku bisa merasakan cinta
Tanpa batas
Dengan puisi aku bisa mengenang
Kejadian yang berkesan di masa yang akan dating
Dengan puisi aku bisa menangis
Karena hatiku sedang hancur dan terluka
Dengan puisi aku bisa mengutuk
Zaman yang kurang bagus modenya
Dengan puisi aku bisa berdoa
Mudah mudahan allah menerimanya

Pesan pengarang:

Puisi bisa digunakan untuk apa saja.Bisa buat bernyanyi.menangis,berdo’a,dan lain lain.Puisi bisa digunakan juga untuk mengekspresikan hati kita.

 
Leave a comment

Posted by on December 8, 2011 in Pembelajaran Bahasa Indonesia

 

Cara & Tips Menulis Puisi Dengan Baik & Benar

Menulis puisi dengan baik itu gampang-gampang susah. Ada orang yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi jika sedang berada di kamar yang sunyi.” Ada pula yang mengatakan “Saya bisa menulis puisi di mana saja.” Pendapat lain mengatakan “Saya bisa menulis puisi saat hati saya sedang sedih.”

Ungkapan-ungkapan di atas, hanya sebagian kecil saja pendapat orang tentang menulis puisi. Ada berbagai cara yang bisa digunakan untuk mengasah keterampilan menulis puisi dengan baik & Benar.
Puisi dapat ditulis berdasarkan catatan harian. Ikutilah langkah berikut ini jika Anda akan menulis puisi berdasar catatan harian:

1. Baca dan renungkan isi catatan harian yang Anda miliki!
2. Coretlah kata-kata yang tidak penting dan tambahkan katakata yang menurut Anda menarik untuk disertakan!
3. Hapuslah baris-baris yang tidak penting!
4. Atur dan urutkan kembali baris-baris yang sudah Anda pilih!
5. Bacalah kembali hasil akhir baris-baris itu!
6. Suntinglah kembali baris-baris itu sehingga menjadi barisbaris puisi yang menarik!

Puisi juga dapat ditulis berdasarkan hasil perenungan. Langkah langkah menulis puisi dari hasil perenungan adalah:

1. Duduklah di bawah pohon atau di tempat lain yang menyenangkan bagi Anda!
2. Pejamkan mata Anda dan pikirkanlah tentang hal yang menyenangkan, misalnya berlibur ke daerah pegunungan!
3. Hiruplah sejuknya udara dingin pegunungan!
4. Dengarkan suara burung yang berkicauan di dahan pohon!
5. Rasakan bahwa Anda sedang berada di tempat itu dan rasakan kenyamanannya!
6. Renungkanlah apa yang Anda rasakan! Renungkanlah bahwa semua keindahan itu merupakan karunia Tuhan!
7. Resapkanlah dalam hatimu yang telah Anda rasakan dan buka mata Anda perlahan!
8. Ungkapkanlah apa yang telah Anda rasakan, Anda lihat, Anda sanjung dalam renungan Anda dalam bentuk puisi!

Hal Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Menulis Puisi :
IRAMA
Irama atau ritme berhubungan dengan pengulangan bunyi, kata, frasa, dan kalimat. Dalam puisi, irama berupa pengulangan yang teratur suatu baris puisi menimbulkan gelombang yang menciptakan keindahan. Irama dapat juga berarti pergantian keras-lembut, tinggirendah, atau panjang-pendek kata secara berulang-ulang dengan tujuan menciptakan gelombang yang memperindah puisi. Perhatikan puisi DOA karya Chairil Anwar! Dalam puisi tersebut terdapat pengulangan kata Tuhanku.
RIMA
Rima (persamaan bunyi) adalah pengulangan bunyi berselang, baik dalam larik maupun pada akhir puisi yang berdekatan. Bunyi yang berima itu dapat ditampilkan oleh tekanan, nada tinggi, atau perpanjangan suara. Perhatikan kutipan puisi DOA berikut ini!
Tuhanku
Dalam termangu
Aku masih menyebut namaMu
Biar susah sungguh
mengingat Kau penuh seluruh

 
Leave a comment

Posted by on December 8, 2011 in Pembelajaran Bahasa Indonesia