RSS

Bumi Cinta, Habiburrahman El Shirazi

08 Dec

Judul : Bumi Cinta
Pengarang : Habiburrahman El Shirazi
Penerbit : Author Publishing
Cetakan : 2, Maret 2011
Halaman : 546

Novel ini bercerita tentang seorang pemuda Indonesia bernama MUHAMMAD AYYAS. Seorang mahasiswa pasca sarjana di Delhi, India yang berusaha menyelesaikan tugas desertasinya mengenai Kehidupan Umat Islam di Rusia pada masa pemerintahan Stallin. Kisah penggugah jiwa sang pemuda salaf yang tinggal sementara waktu di negara penjunjung sex bebas dan pornografi ; Rusia.
Karena keterbatasan biaya yang Ayyas punya, untuk tinggal di Rusia terpaksa ia tinggal di apartemen yang dihuni oleh tiga orang. Parahnya teman seapartemennya itu adalah dua orang wanita Rusia yang jelita. Serangkaian masalah bagi Ayyas pun bermula dari sini.
YELENA seorang pelacur kelas atas dan LINOR seorang pemain biola yang akhirnya diketahui sebagai agen rahasia Mossad adalah 2 wanita yang menjadi teman seapartemen Ayyas. Apartemen yang memiliki 3 kamar ini mengharuskan Ayyas harus selalu berinteraksi dengan keduanya di ruang tamu, dapur, dan ruang keluarga. Sungguh ini merupakan godaan keimanan yang dahsyat bagi Ayyas yang mencoba menjaga kesucian dirinya sebagai muslim.
Godaan bagi Ayyas tidak hanya sampai di situ, dosen pembimbing yang dirujuk oleh dosennya di Delhi tidak bisa melakukan tugasnya karena sesuatu hal, dia menyerahkan tugas bimbingan ini kepada asistennya. Dan ternyata sang asisten adalah seorang gadis muda jelita bernama ANASTASIA,  seorang penganut kristen ortodoks yang sangat taat.
Interaksi yang intens sang asisten dengan Ayyas menimbulkan rasa simpati yang lebih di hati Anastasia kepada Ayyas. Ketertarikan itu pun kian hari kian menguat. Di lain pihak Yelena tengah dilanda konflik dengan sang mucikari, dan Linor sang agen Mossad tengah menyiapkan rencana jahat kepada Ayyas, yaitu menyiapkan rekayasa fitnah sebuah pengeboman yang diarahkan agar Ayyas sebagai pelakunya. Hingga Ayyas “nyaris” dipenjara karena difitnah melakukan pengeboman di Hotel Metropole oleh Linor.
Kisah ini juga dilengkapi dengan peristiwa pembantaian Zionis terhadap muslim Palestina di Sabra dan Sathila. Nuansa romansa memang terasa sangat kental di sini. Tiap halaman akan kita jumpai gejolak perasaan Ayyas atas wanita-wanita jelita yang dijumpainya.
Sanggupkah sang pemuda salaf ini mempertahankan keimanannya kepada Allah? Akankah keimanan digadaikan hanya karena romantisme yang ditawarkan para nonik-nonik Moscow?

 
Leave a comment

Posted by on December 8, 2011 in Resensi Buku

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: